Jumat, 01 April 2016

11.12

Harusnya aku sadar ketika tidak lagi menemukan potret diriku padamu
Harusnya aku sadar ketika tidak lagi menemukan catatan diriku padamu
Harusnya aku sadar ketika tidak ada lagi aku dalam semua ceritamu
Harusnya aku sadar ketika tidak ada lagi aku dalam daftar panjang harianmu

Harusnya aku sadar, satu-satunya yang terjatuh hanya aku
Harusnya aku sadar, satu-satunya yang berharap hanya aku
Harusnya aku sadar sejak pertama mengerti
Bagian terkejam dari kenangan adalah tidak terulang.

seberapa jauhpun kau berlari
satu-satunya tujuanku tidak akan pernah tercapai
terlepas, terbebas dari bayangmu
seperti bumi yang selalu mengitari mentari
selau tertarik dalam gravitasi tak berujung

mungkin harusnya menjadi bongkahan meteor?
terbang, tertabrak, terbakar lalu menghilang bagai debu
ada hitam disana, pekat dan tak berujung
tak terukur, hanya menenggelamkan


Tidak ada komentar: